Anabul Mulai GTM (Gerakan Tutup Mulut)?
Bosan Makan atau Gejala Sakit, Ya?

Apakah anabul Anda bosan atau sedang sakit? Cari tahu solusinya bersama #YourPetBuddies di Lingkar Satwa Surabaya.
Pernah nggak sih, Sobat Lisa merasa sudah belikan merk makanan paling mahal, tapi si kucing cuma mengendus lalu pergi? Atau si anjing yang biasanya lahap, tiba-tiba lesu saat melihat mangkuk makanannya?
Banyak pemilik hewan di Indonesia bertanya-tanya: “Bosan sama makanannya, emang bisa?!”
Jawabannya: Bisa banget! Tapi, sebelum kita menyimpulkan si kecil cuma “manja” atau bosan, ada fakta sains menarik di baliknya yang perlu kita pahami bersama. Yuk, kita obrolin santai tapi serius bareng Lingkar Satwa Animal Care Surabaya!
Kenapa Anabul Bisa Bosan? (The Science of Palatability)
Secara ilmiah, anjing dan kucing memiliki preferensi makan yang dipengaruhi oleh palatability (kelezatan). Unsur utamanya bukan cuma rasa di lidah, tapi:
- Aroma (Olfactory): Kucing punya indra penciuman 14 kali lebih kuat dari manusia. Jika aroma makanannya sudah “hambar” karena kemasan sering terbuka, mereka akan kehilangan selera.
- Tekstur (Mouthfeel): Beberapa anabul sangat sensitif terhadap bentuk kibble atau kekentalan wet food.
- Neophilia: Beberapa penelitian menunjukkan anjing cenderung menyukai variasi baru (neofilia) untuk memastikan mereka mendapatkan spektrum nutrisi yang luas.
Tapi Hati-hati! “Bosan” Bisa Jadi Masker Penyakit
Sebagai Your Pet Buddies, kami sering menemui kasus di mana pemilik mengira anabulnya bosan, padahal ada masalah kesehatan tersembunyi seperti:
- Masalah Gigi & Mulut: Sariawan atau karang gigi membuat mereka sakit saat mengunyah.
- Gangguan Pencernaan: Rasa mual ringan bisa membuat anabul trauma pada makanannya.
- Masalah Ginjal atau Hati: Penurunan nafsu makan adalah alarm awal yang sering terabaikan.

Apakah anabul Anda bosan atau sedang sakit? Cari tahu solusinya bersama #YourPetBuddies di Lingkar Satwa Surabaya.
Tips Jitu Atasi Anabul yang Pilih-Pilih Makanan
Jangan stres dulu, Sobat Lisa ! Coba lakukan langkah ini di rumah:
- Rotasi Sumber Protein: Coba ganti varian rasa (misal: dari ayam ke ikan) secara bertahap.
- Hangatkan Makanan: Memanaskan wet food sebentar bisa membangkitkan aroma yang menggugah selera.
- Food Toppers: Tambahkan sedikit kaldu khusus hewan atau bubuk protein untuk menambah tekstur.
- Jadwal Tetap: Jangan biarkan makanan terbuka di mangkuk seharian (free feeding).
Kapan Harus ke Dokter Hewan?
Jika anabul tidak mau makan lebih dari 24 jam (untuk kucing) atau 48 jam (untuk anjing), disertai lemas, muntah, atau diare, ini saatnya #SerahkanPadaAhlinya.
Jangan menunggu sampai anabul lemas total. Tim medis kami di Lingkar Satwa Animal Care Surabaya siap membantu melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari cek fisik hingga pemeriksaan penunjang jika diperlukan. Konsultasikan kesehatan anabulmu sekarang! Chat kami melalui WhatsApp atau langsung kunjungi klinik kami di Surabaya untuk memastikan si kecil tetap sehat dan nafsu makan kembali juara. 🐾
FAQ:
- Apakah boleh ganti-ganti merk makanan setiap hari? Sebaiknya jangan. Perubahan mendadak bisa memicu diare. Lakukan transisi minimal selama 7-11 hari.
- Kenapa kucing saya hanya mau makan snack/treats saja? Ini disebut “Addiction to Treats“. Snack biasanya tinggi perasa tapi rendah nutrisi. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan malnutrisi.
- Apakah cuaca panas di Surabaya berpengaruh pada nafsu makan? Ya, suhu yang sangat tinggi bisa membuat hewan lebih malas bergerak dan menurunkan nafsu makan. Pastikan sirkulasi udara baik dan air minum selalu tersedia.

Apakah anabul Anda bosan atau sedang sakit? Cari tahu solusinya bersama #YourPetBuddies di Lingkar Satwa Surabaya.
Apakah anabulmu sedang mogok makan hari ini? Jangan dibiarkan ya, Pawrents. Ceritakan gejalanya di kolom komentar atau langsung buat janji temu dengan dokter kami! 🩺✨
Referensi Ilmiah
- Bradshaw, J. W. (2021). The Evolutionary Basis for the Feeding Behavior of Domestic Dogs and Cats. Journal of Animal Physiology and Animal Nutrition.
- AAHA (American Animal Hospital Association). (2023). Nutrition and Weight Management Guidelines for Dogs and Cats.
- WSAVA Global Nutrition Committee. (2022). Selection of Pet Foods: Tips for Pet Owners.
- Zaghini, G., & Biagi, G. (2020). Nutritional Management of Palatability in Canine and Feline Diets. Veterinary Research Communications.
- Toby, E. (2024). Anorexia and Hyporexia in Dogs: Clinical Approach and Diagnostic Differentials. Journal of Veterinary Internal Medicine.
Penulis : drh. Sancaka Chasyer Ramandinianto, M.Si.
Ingin melihat berbagai artikel tentang kesehatan hewan atau fakta hewan lainnya ? Kunjungi Petikel by Lingkar Satwa Animal Care
Kunjungi Kami di :
Lingkar Satwa Animal Care Gubeng (Jl. Sumatra No 31L, Surbaya | +62 811-3273-223)
Lingkar Satwa Animal Care Kedurus (Jl. Mastrip No 37, Surabaya | +62 811-3449-800)

Lingkar Satwa Animal Care Cabang Gubeng